Senja Dalam Prosa Rilis Single "Luruh", Lagu tentang Merelakan yang Tak Pernah Benar-Benar Pergi
"Luruh" lahir dari hening yang panjang tentang rasa sabar yang tersobek, harapan yang berhamburan dan kelelahan yang akhirnya diakui. Melalui melodi yang mengalun pelan dan ragu, Senja Dalam Prosa merangkum perjalanan emosional manusia saat menahan, mempertahankan, lalu melepaskan. Ada amarah yang ditahan terlalu lama, ada suara sumbang yang dibiarkan menemukan ruangnya dan ada luka yang tidak disembunyikan. Semua dirajut menjadi satu tarikan napas panjang menuju kejujuran yang paling mentah. "Di sela aroma yang gugur mengenang, waktu menggulung pelan sisa-sisa harap yang pernah kupeluk." Penggalan tersebut menjadi inti dari "Luruh"; keberanian untuk melepaskan sesuatu yang tak lagi bisa digenggam, tanpa meniadakan jejak yang pernah ada.
"Luruh" bukan sekedar lagu, melainkan doa kecil atau pengakuan tentang bagaimana sesuatu bisa tenggelam perlahan, namun tetap tinggal sebagai gema samar dalam benak. Melalui lagu ini, Senja Dalam Prosa berharap "Luruh" dapat menjadi teman bagi siapa pun yang pernah merasa karam, menunggu sesuatu yang tak kembali, atau memeluk harap yang akhirnya runtuh. Single "Luruh" sudah dapat didengarkan di seluruh digital audio platform.