Kemeriahan Lokananta Studio Gigs Putaran Kedua dalam Rangkaian Bintang Muda Lokananta Vol. 2
Setelah sukses dengan Bintang Muda Lokananta edisi pertamanya, Lokananta Bloc melalui Lokananta Records berkolaborasi dengan PT Danareksa (Persero) (Danareksa), dan PT Perusahaan Pengelola Aset (PPA) menggelar kembali Bintang Muda Lokananta Vol. 2. Program ini merupakan ajang pencarian bakat musik nasional yang membuka ruang bagi para musisi Indonesia untuk menunjukkan karyanya. Program ini merupakan inkubasi musisi/band pendatang baru lintas genre yang melingkupi proses kurasi, penampilan peserta di Lokananta Studio Gigs, kegiatan workshop/mentoring, rekaman album kompilasi Bintang Muda Lokananta Vol. 2 di Studio Lokananta, Showcase (Album Release Party), dan tur promosi.
Pada Sabtu 31 Januari kemarin, Bintang Muda Lokananta Vol. 2 mengehelat Lokananta Studio Gigs putaran kedua. Panggung kedua ini menghadirkan empat musisi yang lolos 12 Besar Bintang Muda Lokananta Vol. 2 untuk unjuk karya di depan para Dewan Juri dan Penonton. Mereka adalah Deem (Jakarta), BeverlyLine (Semarang), Pajamas Boy (Sragen), dan Gardenia (Banjarnegara). Semua peserta tampil lepas dengan membawakan karya mereka sendiri untuk memikat hati Dewan Juri sekaligus mempromosikannya ke penonton yang hadir.
Malam itu, Studio Lokananta dipenuhi bintang yang gemerlapan. BeverlyLine (Semarang) yang tampil pada urutan pertama langsung mendobrak keheningan di studio. Dengan membawakan kisah mengenai emosi dan romansa masa muda, penonton terbuai dalam alunan melodi alternative-pop yang naik turun. Kemudian, aksi panggung lainnya dipersembahkan oleh Deem (Jakarta). Penampil kali ini menyuguhkan sebuah alternative/ambient-rock dengan instrumennya yang berlapis. Penampilan Gardenia (Banjarnegara) tak kalah memukaunya. Bahkan, mereka juga menampilkan sebuah performing art di atas panggung. Mereka mengakui bahwa performing art itu ditujukan untuk mengimplementasikan wacana dari lagu yang dibawakan. Dari persembahan itu, mereka berharap musik yang dibawakan Gardenia menjadi medium eksploratif penuh makna bagi siapapun yang menikmatinya. Terakhir, penampilan peserta yang datang dari kota sebelah yaitu Pajamas Boy (Sragen). Mereka membawakan musik alternative-pop yang mendekatkan pendengarnya dengan kehidupan tumbuh-tumbuhan. Idenya lahir dengan imajinasi yang membayangkan bagaimana sebuah tumbuhan itu bisa berkomunikasi. Lokananta Studio Gigs ditutup dengan penampilan dari The Skit yang merupakan "alumni" dari Bintang Muda Lokananta Vol. 1 tahun 2024 lalu.
Tim redaksi Surakarstage berkesempatan untuk mencuri jawab ke beberapa penampil yang menjadi peserta di Bintang Muda Lokananta Vol. 2 tentang bagaiaman kesan mereka setelah tampil di Lokananta Studio Gigs kali ini.
“Jujur kita seneng banget bisa lolos 12 besar Bintang Muda Lokananta Vol. 2. Kesempatan ini jadi momen pertama kita menyapa pendengar di Solo secara langsung. Tadi lumayan deg-degan karena tampil di urutan pertama. Mungkin karena perform di depan Dewan Juri sekaligus penonton yang tadi jumlahnya cukup banyak ya,†ujar salah satu personel BeverlyLine (Semarang).
Dalam tiap pelaksanaan Lokananta Studio Gigs yang akan digelar sebanyak tiga kali, para peserta dinilai langsung oleh dewan juri BML Vol. 2, yaitu: Alby Moreno (Vokal/Gitar MCPR Band), Iksan Skuter (Solois), Yacko (Rapper) dengan penilaian dari berbagai kriteria, yaitu mencakup Musikalitas; Originalitas dan Kreativitas; Penampilan Panggung; serta Komunikasi dan Pesan karya.
“Di Lokananta Studio Gigs 2 ini, makin berasa banget kematangan dari pesertanya. Masing-masing tampil di panggung dengan materi dan karakter yang kuat. Sebagai Dewan Juri, Saya bersama Alby Moreno dan Iksan Skuter mulai kesulitan untuk memilih mana yang terbaik di antara 12 finalis ini,†ungkap Yacko selepas acara Lokananta Studio Gigs putaran kedua.
Informasi resmi Bintang Muda Lokananta Vol.2 dapat diakses melalui akun Instagram @lokanantabloc dan @lokanantarecords, serta situs resmi www.lokanantabloc.com.
Foto: Bintang Muda Lokananta